Setiap
manusia di dunia ini pasti hidup karena kasih karunia Tuhan. AnugerahNya yang
besar memberikan kita hidup dalam kelimpahan dan sukacita. Ucapan syukur memang
selayaknya kita ungkapkan setiap hari pada Dia yang menciptakan kita. Menyaksikan
CintaNya setiap hari adalah bukti nyata bahwa anda dan saya dipilih untuk tetap
hidup dan menjalani aktivitas di dunia ini.
Suatu
kali saya sempat berfikir, bahwa kehidupan ini cukup membosankan karena hanya
melakukan rutinitas yang sama setiap hari. Tapi tahukan kamu bahwa itu adalah
cara si jahat membuyarkan fikiran kita untuk mulai bosan dengan kehidupan yang
kita jalani ?. Saat itu saya mulai
berdoa dan meminta Tuhan untuk memperbaiki hati saya agar tidak disesatkan oleh
si jahat. Situasi seperti ini mencerminkan bahwa kondisi hubungan pribadi saya
dengan Tuhan sedang tidak baik sehingga si jahat mampu mengecohkan fikiran kita.
Walaupun setiap hari saya membaca renungan dan tetap doa pagi, tetapi saya
menyadari bahwa itu hanya menjadi rutinitas.
Intropeksi
diri merupakan hal yang sangat jarang dilakukan setiap manusia dibandingakan mengintropeksi pribadi orang
lain. Hal ini telah saya ikuti sejak usia sekolah dasar ketika saya mengikuti
sekolah minggu. Pembimbing rohani saya selalu menekankan untuk kita selalu
mengintropeksi diri sebelum mengintropeksi orang lain. Hal ini pulalah yang membuat saya menjadi
lebih baik lagi untuk belajar. Disini saya merasakan kasih Tuhan karena iamasih
memberikan kita kekuatan dan hikmat untuk mampu mengintropeksi diri kita
sendiri, dibandingkan kita harus diintropeksi orang lain.
“Dia
Baik” , setiap orang pasti memiliki pengalaman yang unik setiap kali
menggambarkan kata “Dia Baik”. Apa pengalamanmu yang menggambarkan “Dia Baik” ?
Komentar
Posting Komentar