Hemat vs Pelit ala Mahasiswa

Hallo sister , sering kan mendengar kalimat HEMAT PANGKAL KAYA ??, yap kalimat ini memang benar dan sepertinya masih berlaku sampai saatini. Mari kita lihat perbedaannya . Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Hemat adalah berhati-hati dalam membelanjakan uang, dsb; tidak boros, dan cermat. Sedangkan Pelit adalah kikir; lokek. Apakah dari pengertian ini kita sudah bisa mengambil kesimpulan ?

Simak cerita berikut ini semoga bisa membantu . Dua orang (Sebut saja A & B) mahasiswa memiliki uang jajan yang sama. Ketika mendapat uang bulanan A langsung me list pengeluaran apa saja yang akan dilakukan ;membelanjakan kebutuhan pribadi(bukan makan) selama satu bulan , menyisihkan uang untuk di tabung , dan menghitung perkiraan uang untuk kebutuhan makan yang sehat setiap hari. Setelah itu bila uangnya lebih maka ia menyimpannya untuk keperluan mendadak atau untuk kegiatan yang tak di sisihkan sebelumnya. Sedangkan B ketika mendapat uang bulanan, hal yang dilakukan adalah jalan bersama temannya , belanja keperluan yang di inginkan ,menyisihkan uang untuk di tabung, baru setelah itu ia belanja kebutuhan pribadi yang tidak di sisihkan sebelumnya , alhasil kebutuhan konsumsi sehari – hari (makanan) biasanya jadi hal yang dikorbankan.

Pelit itu tidah hanya perlakuan kita terhadap orang lain ,PELIT juga bisa dilakukan kepada diri sendiri lho , misalnya seharusnya kita minimal mengkonsumsi daging 2-3 kali seminggu , eh ini bisa berbulan- bulan ga makan daging dengan alasan hemat. Selain itu misalkan kita tidak menyumbangkan sebagian uang kita utuk korban bencana alam dengan alasan hemat, yang lebih nyata bagi sebagian mahasiswa adalah lebih baik ga punya buku dibandingkan harus menyisihkan sebagian uang untuk beli buku dengan alasan lagi HEMAT.
Sekarang udah tau kan apa itu PELIT dan apa itu HEMAT??, nah coba intropeksi . selama ini kita PELIT atau HEMAT ya ? buat mahasiswa yang mau konsultasi bisa hubungi saya @desikristiani.

Komentar