SEJARAH DESA SUNIARSIH
Sumber : Pak Prayitno –Ketua Rukun Warga
Suniarsih merupak sebuah desa di bawah gunung
Slamet yang merupakan salah satu desa di kecamatan Bojong, kabupaten Tegal ,
Jawa Tengah. Desa Suniarsih atau Simpar merupakan nama yang diambil dari sebuah
nama Orang yang dulu pernah tinggal di desa itu.
Suniarasih merupakan sebuah nama perempuan
berasal dari kerajaan Keraton. Dahulu suniarsih akan di jodohkan dengan lelaki
pilihan keluarganya, tetapi ia tidak mau dan ia melarikan diri ke desa ini,
sehingga desa ini dinamai Suniarsih. Simpar juga merupakan nama seorang manusia
perantauan yang katanya dulu tinggal di daerah ini, menurut pengakuan pak
Prayitno desa ini awalnya disebut desa Simpar dibandingkan desa Suniarsih.
Penduduk asli desa ini lebih mengenal nama desanya sebagai desa Simpar,
sedangkan di beberapa data di Kecamatan atau Kabupaten desa ini ditulis dengan
desa Suniarsih. Tetapi hal ini tidak membuat bingung warga sekitar, mereka tau
tentang hal ini.
Desa suniarsih juga merupakan desa yang sangat
agamis karena desa ini juga sempat disebut “Desa Kesucian”. Kegiatan agama yang
cukup intens dilakukan di desa ini membuat warganya juga bersahaja. Kegiatan
yang dilarang di sini adalah melakukan kegiatan Sintren atau sejenis gamelan,
karena dahulu oernah ada cerita ketika seseorang melakukan kegiatan sintren
terjadi bencana alam longsor di desa itu. Menurut nya kegiatan sintren itu
membuat Suniarsih teringat dengan kehidupan di Keraton sehingga ia kurang suka
dan terjadi bencana seperti itu. Sehingga kegiatan yang biasa dilakukan disini
pada setiap acara besar adalah rebanaan
selain itu pengajian yang cukup rutin dilakukan baik di rumah maupun di Mesjid
membuat desa ini terasa sangat agamis.


Komentar
Posting Komentar